9:24 AM
sumurugul, never be a boring story
ini postingan dijamin bakal kacau abis. siap-siap buat semua nama yang akan tersebut dalam cerita ini.
Sumurugul, 3 tahun yang lalu, adalah awal segala cerita tentang kebodohan kami dimulai. Kami berenam dipertemukan dalam sebuah acara outbond kampus, saya, sasa, fara, winda, widya, wanda. nama kami memang hampir mirip semua, wataknya pun juga hampir mirip. sama-sama hobi ketawa sembarangan, kentut sembarangan, naksir orang sembarangan, dan lain-lain.
Selama tiga hari acara tersebut, kami tinggal dalam satu rumah yang sama, rumah penduduk di daerah sumurugul. Saat outbond yg berkonsep homestay itu berlangsung, tiap kelompok berjumlah 6-8 orang dibagi dalam satu rumah, ada 20 rumah kalau tidak salah, 10 untuk cowok dan 10 untuk cewek. Rumah no 10 adalah rumah yang paling jauh. Dan, taraaa! kita dapet jackpot menempati Rumah no 10 tersebut.
Itulah sejarah RUMAH 1O berdiri. :)
Kalau ibarat cerita novel, di sini ada 6 karakter yang melengkapi persahabatan kami. ada saya yang lebih kalem dan lebih sabar dari yang lain (cieee memuji diri sendiri) tipe-tipe cewek jawa lembut gitu (guyur ember isi comberan).
ada wanda yang mana adalah mahasiswi terpopuler se-UB, saat lahir diduga dia ketelen speaker dan nyangkut di tenggorokan. soalnya doi kalo ngomong keras banget.
ada sasa yang pemalu dan mudah marah. kalo marah dia selalu bilang “ah maraaahhh” tapi sambil ketawa cekikikan. kalo nyanyi milih-milih part yg dia bisa doang. selebihnya dia lemparin mic ke orang lain.
ada widya, yang kami sebut muslimah B! hahaha. dia cantik, berjilbab dan kalo makan ataupun dandan paling lama. anaknya paling ga bisa diajak hidup susah. Kalo lagi jalan sama dia, jangan harap kita naik angkot. kami harus naik (minimal) taksi kalo lagi jalan sama doi.
ada winda, yang jarang ngomong, dia suka ngikut-ngikut aja kemana kami ada planning. si winda ini easy going dan paling ga suka ribet di antara kami berenam.
dan yang terakhir ada oma kita, oma fara! oma satu ini kalo udah ngomong medok dan keras pasti lucu banget. makin lama dia makin cantik dan makin fashionable. tp si oma satu ini paling sibuk di antara kami berenam, jadi kalo mau kumpul sama doi, harus make sure jauh-jauh hari.
setiap kami kumpul (kaya hangout dan sleepover kemaren), kami selalu ngebahas jaman-jaman tinggal serumah dulu, trending topic yang sering kita bicarain dan ga berhenti bikin ngakak adalah, bagian rukuk mautnya wanda, dan tragedi kodok nya tiara. hahahaha :)))
cuma di rumah10, orang yang lagi sholat bisa mecahin vas bunga.
cuma di rumah 10, orang lagi buang air besar bisa ngobrol asyik dengan orang yg lagi cuci piring dalam satu kamar mandi.
cuma di rumah 10 ada orang yang selow aja kentut di depan dosen kampus.
cuma di rumah 10 ada orang yang naksir sama “anak burung”. (sasa pasti nyadar)
cuma di rumah 10 ada orang yang janjian jalan di mall tapi ketemuannya di trotoar.
dan terakhir, cuma di rumah 10 yang kacau banget fotobox sesek-sesekan berenam, kaya gini…

